Rabu, 27/10/2010 00:12 WIB
Jakarta - Seorang wartawan media online VIVAnews.com, Yuniawan Wahyu Nogroho, dipastikan sebagai salah satu korban tewas di rumah Mbah Maridjan. Ada sekitar 14 jenazah yang ditemukan di sekitar rumah Mbah Maridjan akibat awan panas Merapi itu.
Identitas Yuniawan alias Wawan diketahui dari bukti SIM di dompetnya yang tidak terbakar. Jenazah Yuniawan ditemukan bersama tiga jenazah lain di dalam rumah Mbah Maridjan yang hancur lebur.
Pimpinan Tim Evakuasi Kolonel (laut) Pramono membenarkan meninggalnya wartawan Vivanews itu. "Ya benar, salah satunya wartawan," ujar Pramono saat ditemui di balai desa Hargobinangun, Sleman, Selasa (26/10/2010) pukul 23.40 WIB.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, Yuniawan berkunjung ke rumah Mbah Maridjan di desa Kinahrejo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, siang tadi. Yuniawan ingin menemui Mbah Maridjan untuk melakukan wawancara khusus, meski Merapi sudah dinyatakan dalam kondisi 'Awas'.
Menurut Pramono, ada empat jenazah yang ditemukan di dalam rumah Mbah Maridjan. Tim evakuasi juga menemukan 10 jenazah lainnya di sekitar rumah Mbah Maridjan. Hingga saat ini, identifikasi terhadap para korban tewas terus dilakukan.
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Jumat, 19 Nopember 2010 - 01:11:47 Sebanyak 700 warga yang mengungsi karena bencana Gunung Merapi kembali kerumahnya dengan diantar olah ...
-
26/10/2010 00:08 Sleman : Warga sekitar lereng Gunung Merapi di Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, mulai diungsikan, Senin (25/10)...
-
Kamis, 18 November 2010 | 21:58 WIB Awan panas Gunung Merapi terlihat dari Desa Pakis. Tempo/Andry Prasetyo TE...
-
Minggu, 21/11/2010 22:02 WIB Gunung Merapi kembali mengeluarkan abu vulkanik. Terbawa angin, abu vulkanik Merapi pun malam ini mengguyur d...
-
29/11/2010 09:03 WIB Malang - Abu vulkanik Gunung Bromo mulai dirasakan oleh sebagian warga di sebagian wilayah Malang Raya. Selain ter...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar