"Juru Kunci" Bromo Kerap Kebobolan
29 November 2010 | 10:22 WIB
Probolinggo - Sejumlah pihak menyayangkan masih banyaknya warga suku Tengger yang nekat memasuki kawasan kaldera Gunung Bromo. Hal ini membuktikan jika penjagaan di pintu masuk kurang ketat.
Oleh karena itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengimbau agar penjagaan di beberapa pintu masuk ke kawasan Gunung Bromo lebih diperketat. Pintu masuk yang perlu diperketat penjagaannya ini yakni di Pasuruan, Malang, dan Lumajang.
"Pintu masuk ke kawasan kaldera dari Probolinggo sudah diperketat. Nah sekarang tinggal di Pasuruan, Malang dan Lumajang harus dijaga lebih ketat lagi agar tidak ada warga yang nekat menerobos," terang Saifullah Yusuf.
Sementara itu, Ketua BNPB Syamsul Ma'arif mengatakan aksi penerobosan ke kaldera ini seharusnya tidak boleh terjadi. Pasalnya, status Gunung Bromo sampai saat ini masih tetap awas dan terus mengalami erupsi.
"Tidak boleh terjadi ada warga yang nekat ke kaldera. Kita harus memaksa, karena negara punya hak untuk memaksa rakyatnya," tegas Syamsul Ma'arif, Ketua BNPB kepada wartawan.
Gunung Bromo kian hari aktivitas vulkaniknya meningkat dan terus menyemburkan material vulkanik kerikil, abu, pasir dan gas.
Bahkan semburan asap tebal berwarna abu-abu kehitaman dengan ketinggian 1.000 meter terus keluar dari dalam kawah Gunung Bromo menuju ke arah barat daya (Malang) dan barat (Pasuruan). Selain erupsi, deformasi gunung yang sangat eksotik ini juga terus terjadi.
Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Bromo Gede Suwantika, yang juga Kabid Pengamatan Gempa Bumi dan Gerakan Tanah PVMBG Bandung mengakui adanya peningkatan aktivitas Bromo. Meski begitu, letusan tetap belum membahayakan penduduk sekitar.
Walau belum membahayakan, penduduk diminta selalu waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan terburuk. Soalnya, letusan besar bisa sewaktu-waktu terjadi.
"Saat ini kondisi gunung terus mengalami deformasi, selain terjadi erupsi yang terus menerus" kata Gede Suwantika, kepada beritajatim.com.
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Jumat, 19 Nopember 2010 - 01:11:47 Sebanyak 700 warga yang mengungsi karena bencana Gunung Merapi kembali kerumahnya dengan diantar olah ...
-
26/10/2010 00:08 Sleman : Warga sekitar lereng Gunung Merapi di Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, mulai diungsikan, Senin (25/10)...
-
Kamis, 18 November 2010 | 21:58 WIB Awan panas Gunung Merapi terlihat dari Desa Pakis. Tempo/Andry Prasetyo TE...
-
Minggu, 21/11/2010 22:02 WIB Gunung Merapi kembali mengeluarkan abu vulkanik. Terbawa angin, abu vulkanik Merapi pun malam ini mengguyur d...
-
29/11/2010 09:03 WIB Malang - Abu vulkanik Gunung Bromo mulai dirasakan oleh sebagian warga di sebagian wilayah Malang Raya. Selain ter...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar