MAGELANG - Luapan lahar dingin Gunung Merapi dari Kali Putih, menghambat arus lalu lintas rute Yogyakarta-Magelang, tepatnya di kawasan Jumoyo, Salam, Magelang, Kamis (23/12/2010) malam.
Luapan lahar dingin memang belum sempat menggenang di jembatan yang berada di ruas jalan Yogya-Magelang itu. Namun, debit lahar dingin yang cukup tinggi dan sempat meluap ke perkampungan warga, polisi akhirnya menutup jalan itu.
"Sudah prosedurnya, kalau aliran lahar dingin besar, kami untuk sementara menutup jalan ini," ujar polisi yang sedang memantau di lokasi.
Menurutnya, sudah ketiga kalinya, ruas jalan ini ditutup karena aliran lahar dingin dari kali yang terletak di perbatasan Kelurahan Jumoyo dan Gulon, Kecamatan Salam, Magelang, Jawa Tengah.
Penutupan kali ini tidak berlangsung lama. Meski begitu, antrean kendaraan cukup panjang, mencapai sekitar 1 kilometer, baik dari arah Magelang maupun dari Yogya.
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Yogyakarta - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tehnologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta memasang tiga alat pendeteksi banjir lahar di...
-
Pemerintah daerah yang masuk dalam tanggap darurat bencana harus melaporkan penggunaan dana bantuan siap pakai bila ingin meminta tambahan d...
-
Seperti beberapa pekan terakhir, suara gemuruh dan gempa vulkanik di sekitaran Merapi masih terjadi malam ini. Namun jumlahnya sedikit men...
-
26/10/2010 12:49 Liputan6.com, Sleman: Wakil Presiden Boediono mengunjungi sejumlah tempat pengungsian warga di Sleman, Daerah Istimewa Yo...
-
10/11/2010 11:28 WIB akarta - Kepala Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Surono meminta masyarakat tetap tidak mendekati wilayah Merapi. Masya...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar