Probolinggo - Puluhan siswa Sekolah Dasar ini langsung menyerbu seorang petugas dinas kesehatan yang membagikan masker gratis di jalan raya depan sekolahnya. Para siswa ini bahkan sengaja meninggalkan kelas mereka begitu saja, karena khawatir tidak mendapat jatah masker.
Petugas pun tampak kewalahan karena para siswa tersebut terus mengejarnya. Takut tidak memperoleh masker, puluhan warga juga menyerbu mobil kesehatan, yang membagi-bagikan masker secara keliling. Setelah mendapatkan, warga pun buru-buru memakainya karena khawatir dampak buruk yang ditimbulkan akibat hujan debu vulkanik tersebut.
Antrean kendaraan pun juga tidak bisa terhindarkan, setelah para pengguna jalan juga tampak menyerbu beberapa titik pembagian masker gratis di beberapa sudut jalan raya. Tidak urung, ribuan masker yang dibagikan dinas kesehatan pun, habis dalam waktu tidak lama. Kepanikan warga ini tampaknya sangat beralasan, pasalnya, beberpa apotek di kota Probolinggo hingga kini telah kehabisan stok masker.
Hujan debu mulai mengguyur pusat kota Probolinggo sejak Selasa malam. Selain menutupi badan jalan, debu berwarna abu-abu kecokelatan tampak menyelimuti kendaraan dan pemukiman warga.
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
24/11/2010 23:52 Sleman : Warga Dusun Babadan, Girikerto Turi, Sleman, Yogyakarta, kesulitan memperoleh air bersih pascaerupsi Gunung Mer...
-
Sabtu, 27 November 2010 15:57 WIB Bantul: Sebanyak 21 kepala keluarga pengungsi korban erupsi Gunung Merapi masih bertahan d...
-
Magelang: Banjir lahar dingin dari Gunung Merapi menerjang Dusun Gempol, Desa Jumoyo, Salam, Magelang, Jawa Tengah, Ahad (9/1). Banjir la...
-
Kamis, 25/11/2010 12:10 WIB Yogyakarta - Sejumlah pasar tradisional di kawasan lereng selatan Merapi di Sleman mulai beraktivitas kemb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar