Pengungsian Maguwoharjo Sembelih Kurban Sampai Akhir Hari Tasyrik
Rabu, 17/11/2010 22:15 WIB
Yogyakarta - Pengungsian Maguwoharjo tidak hanya melakukan penyembelihan hewan kurban pada tanggal 16 dan 17 November saja. Pos pengungsian terbesar di Sleman ini juga akan terus melakukan penyembelihan kurban sampai berakhirnya hari tasyrik.
"Pendaftaran untuk donatur tetap kita buka sampai hari tasyrik terakhir. Karena kami memang menyembelih sampai berakhirnya hari tasrik," ujar Sekretaris Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Pengungsian Maguwoharjo Sutrisno kepada detikcom di lokasi, Rabu (17/11/2010).
Pengungsian Maguwoharjo sendiri menggelar sholat Idul Adha pada hari ini dan
kemarin (16/11/2010), untuk mengakomodir seluruh keyakinan para pengungsi dan jamaah yang ada. Lalu versi hari tasyrik mana yang dipakai?
"Ya kedua-keduanya kita pakai. Bisa dibilang untuk akhir hari tasyrik kita pakai versi pemerintah karena jatuhnya lebih akhir," papar Sutrisno.
Hari tasyrik merupakan tiga hari setelah Idul Adha di mana pada waktu tersebut masih diperbolehkan untuk menyembelih hewan kurban. Hari tasyrik terakhir versi pemerintah sendiri akan jatuh pada Sabtu (20/11/2010).
Sutrisno menerangkan bahwa daging hewan kurban tidak semata-mata untuk pengungsi di pos Maguwoharjo saja, melainkan juga dibagi-bagikan kepada pos-pos pengungsian lain yang ada di Sleman.
Sedangkan daging dari posko Maguwoharjo, sebagian dimasak di dapur umum dan
dibagikan kepada pengungsi dalam keadaan matang. Pada hari kemarin, masakan
daging kurban yang berupa gulai baru dapat dibagikan kepada pengungsi pada makan malam, karena sampai pukul 15.00 WIB pemotongan hewan kurban belum selesai.
"Maguwoharjo itu statusnya pusat. Jadi kami juga menyetor ke pos yang lain di Sleman," terang Sutrisno.
Dari data sementara di sekretariat panitian penyembelihan hewan kurban, di
pengungsian Maguwoharjo hari ini menyembelih 24 sapi dan 34 kambing. Namun
jumlah tersebut akan terus bertambah karena pantia tetap membuka pendaftaran
bagi donatur yang akan menyumbang.
Daftar KumpulBlogger.com
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Republika - Senin, 25 Oktober REPUBLIKA.CO.ID ,SLEMAN--Guguran lava lama Gunung Merapi sejak Minggu (23/10) malam sekitar pukul 21.00 WIB...
-
Selasa, 16/11/2010 19:26 WIB Meski beberapa hari ini aktivitasnya stabil, Gunung Merapi masih dikenakan status awas. Penurunan status jad...
-
25/10/2010 01:01 Liputan6.com, Sleman: Aktivitas vulkanik Gunung Merapi, semakin mengkhawatirkan. Sejak Ahad (23/10) malam, guguran lava ...
-
Korban letusan gunung Merapi Yogyakarta tak hanya membutuhkan bantuan berupa sembako dan pasokan air bersih, namun juga pendidikan untuk ...
-
25/10/2010 23:22 Liputan6.com, Semarang: Menyusul status awas Merapi, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo menggelar rapat darurat penanggul...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar