Mbah Rono: Menurunkan Status Merapi Tak Semudah Menaikkannya
Selasa, 16/11/2010 19:26 WIB
Meski beberapa hari ini aktivitasnya stabil, Gunung Merapi masih dikenakan status awas. Penurunan status jadi lebih ringan, jauh lebih berat perhitungan dan tanggung jawabnya dibanding saat meningkatkan status.
"Kalau saya memutuskan menaikkan (status -red) dan ternyata tidak meletus atau tidak terjadi apa-apa, paling-paling risikonya dipecat. Tapi untuk menurunkan itu perkara lain," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG), Surono, di Yogyakarta, Selasa (16/11/2010).
Menurut pria yang belakangan akrab dipanggil Mbah Rono ini, penurunan status dari awas ke siaga akan sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis masyarakat. Padahal jika kondisi belum benar-benar aman dan ternyata terjadi mendadak maka jumlah korban dan kerugian akan jauh lebih besar.
"Jika saya turunkan, maka masyarakat itu merasa tenteram. Nah jika sudah seperti itu mereka cenderung lengah. Kalau terjadi letusan, melakukan evakuasi kepada masyarakat yang seperti ini jauh lebih susah," ujarnya.
Dia menegaskan saat ini Merapi intensitasnya masih tinggi. Gunung berapi
paling aktif di Indonesia ini dinilainya juga masih mungkin meletus secara
mendadak.
Hal yang membuat Surono semakin mantap untuk tidak buru-buru menurunkan status adalah instruksi presiden yang baru saja diterimanya sore ini.
"Presiden menginstruksikan kepada saya untuk mencegah bertambahnya korban. Jelas jika saya sembarangan menurunkan status maka tidak sesuai dengan
instruksi tersebut," tegasnya.
Mau dapat uang tambahan klik ( Di Sini ) by kumpulblogger.
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Kamis, 18/11/2010 23:27 WIB Yogyakarta - Ratusan pengungsi yang berada di gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri, Kampus Uni...
-
7/10/2010 13:42 Liputan6.com, Jakarta: Empat anggota tim relawan Palang Merah Indonesia dikabarkan hilang saat evakuasi bencana erupsi atau ...
-
Selasa, 16/11/2010 21:34 WIB Setelah kemarin malam pengungsi Merapi di Stadion Maguwoharjo dihibur kemeriahan takbir, malam ini para peng...
-
JAKARTA (Suara Karya): Sebanyak tujuh bandara komersial di Jawa berpotensi terkena dampak semburan abu vulkanik Gunung Merapi, yang berlok...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar