Korban letusan gunung Merapi Yogyakarta tak hanya membutuhkan bantuan berupa sembako dan pasokan air bersih, namun juga pendidikan untuk anak-anak. Hal inilah yang disadari Banyu Biru sebagai seorang pemuda.
Bagi anak dari selebritis dan politikus Eross Djarot itu, bantuan tak harus melulu bersifat primer, namun juga harus memperhatikan hal-hal penunjang. “Dampak dari bencana Merapi ini adalah putusnya sekolah anak-anak kaki gunung Merapi. Dan hal ini sama pentingnya dengan kebutuhan penting lainnya,” ujar Banyu, di Yogyakarta, kemarin.
Tak tampil sendiri, Banyu mengajak sejumlah pemuda dan selebritis yang tergabung dalam aksi solidaritas GenA. “Hari ini, GenA melakukan aksi sosial nyata di Dusun Balongwetan, Umbulharjo, yang letaknya radius delapan kilometer dari puncak Merapi,” ujar mantan kekasih Rianty Cartwright itu.
Bantuan tersebut berupa dua buah unit motor pintar, sembako, beasiswa, dan paket alat tulis, dengan total bantuan senilai Rp 300 juta .
Motor pintar ini merupakan sebuah kendaraan bermotor yang dilengkapi oleh box berukuran sedang. Kotak itu berisi buku-buku bacaan untuk anak-anak dan juga dilengkapi dengan komputer berinternet.
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
PROBOLINGGO - Aktivitas Gunung Bromo yang kembali meningkat merusak ratusan hektar perkebunan mas...
-
Jumat, 26 November 2010 | 21:47 WIB Setelah letusan kecil dari kawah Gunung Bromo, Jumat (26/11/2010), polisi menyebarkan lembaran imbaua...
-
Kamis, 04/11/2010 10:39 WIB Djoko Suud Sukahar Gunung Merapi masih terus memuntahkan isi perutnya. Prahara itu mengobrak-abrik Kota Yogya...
-
29/11/2010 09:03 WIB Malang - Abu vulkanik Gunung Bromo mulai dirasakan oleh sebagian warga di sebagian wilayah Malang Raya. Selain ter...
-
Inilah kesaksian relawan bencana Eko Sulistyo soal beratnya medan Merapi. Selama 10 tahun menjadi relawan, Eko Sulistyo (37), baru di Gu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar