Probolinggo - Meski status Gunung Bromo dari awas turun menjadi siaga, pagi ini abu vulkanik Bromo masih menyebur hingga 900 meter. Jarak aman pun juga berkurang dari 3 Km menjadi 2 Km.
"Statusnya masih siaga dan jarak amannya 2 Km," kata Kepala Bidang Mitigasi
Bencana Geologi PVMBG Gede Suantika saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu
(8/12/2010).
Ia mengatakan, warga maupun wisatawan masih aman di jarak 2 Km hingga memasuki kawasan kaldera atau lautan pasir di sekitar Gunung Bromo. "Batasnya hanya 2 Km, kalau melebihi itu nggak boleh masuk," tuturnya.
Saat ditanya kapan status Gunung Bromo turun lagi dan wisatawan bisa mengunjungi gunung eksotik di Probolinggo, Gede tidak berani memastikannya. "Sekarang masih beraktivitas. Kalau aman setelah tidak meletus lagi," jelasnya.
Sementara Achmad S, pengamat dari Pos Pengamatan Gunung Bromo di Cemorolawang Ngadisari Kecamatan Sukapura, Probolinggo mengatakan, wisatawan atau warga sekitar Gunung Bromo, boleh melintas di kaldera.
"Warga yang biasa melintasi kaldera sekarang diperbolehkan, tapi hanya di pinggiran saja. Nggak boleh sampai masuk ke radius aman 2 Km," tuturnya.
Petugas gabungan dari TNI-Polri, Polhut dan petugas taman nasional yang mengelola pariwisata Gunung Bromo, melakukan penjagaan di sekitar kaldera, untuk menghalau wisatawan atau warga sekitar, agar tidak masuk ke radius 2 Km.
"Ada petugas yang menjaganya, agar warga atau wisatawan tidak masuk ke radius 2 Km," terangnya.
Dari catatan pos pengamatan sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, telah terjadi 4 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo maksimal 20-32 mm. Lama gempa selama 15-24 detik. Gempa tremor terus-menerus dengan amplitudo antara 3-5 mm. Ketinggian asap dari kawah Gunung Bromo sekitar 400-900 meter dengan kondisi tebal kelabu.
(roi/fat)
sumber
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
24/11/2010 12:36 Yogyakarta: Puluhan motor milik warga yang ditinggal saat Gunung Merapi meletus diamankan petugas Polres Sleman. Warga y...
-
Kamis, 18/11/2010 23:27 WIB Yogyakarta - Ratusan pengungsi yang berada di gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri, Kampus Uni...
-
Magelang : Hujan abu dari Gunung Merapi mengguyur Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (20/11). Namun, hujan abu tidak mengganggu para penggu...
-
6 Desember 2010 - 00:20 wib YOGYAKARTA - Kendati pemerintah telah menurunkan status Gunung Merapi dari Awas menjadi Siaga namun ribuan pe...
-
Kamis, 18/11/2010 16:16 WIB Pelatihan untuk para tenaga pendamping pemulihan kejiwaan pengungsi Merapi mulai digelar. Dana sebesar Rp 574...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar