14/11/2010 00:02 WIB
Meski statusnya masih awas, namun status aman bagi warga yang tinggal di lereng merapi diubah. Jika sebelumnya status aman disamaratakan yakni 20 kilometer dari puncak Merapi, kini status masing-masing daerah berubah.
"Perubahan status radius: Boyolali 10 km, Magelang 15, Klaten 10, Sleman 20 km. Status Merapi tetap awas Merapi," kata Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Andi Arief dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (13/11/2010).
Hal tersebut dikatakan Andi Arief menirukan apa yang disampaikan oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono.
Salah satu pertimbangan perubahan radius tersebut, menurut Andi, adalah perbedaan pergerakan awan panas (wedhus gembel) Gunung Merapi ke masing-masing kabupaten yang berbeda-beda.
"Salah satu pertimbangan perubahan 3 kabupaten Jawa tengah: awan panas dari puncak Gunung Merapi: Sleman Kali Gendol 14 km, Magelang Kali Bebeng 11,5 km, Boyolali Kali Apu 4 km, Klaten Kali Woro 7 km," jelas Andi.
Sejak meletus pada 5 November 2010 lalu, intensitas Merapi cenderung menurun. Namun masyarakat tetap diminta jangan gegabah karena turunnya intensitas bukan patokan kembalinya kondisi Merapi ke keadaan normal.
Menurut kepala BPPTK Yogyakarta Subandrio, situasi yang terjadi di Merapi sekarang ini tergolong luar biasa. Pola-pola erupsi yang terjadi selama satu abad terakhir belum tentu dapat dijadikan patokan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Kamis, 18/11/2010 23:27 WIB Yogyakarta - Ratusan pengungsi yang berada di gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri, Kampus Uni...
-
29/10/2010 01:08 Liputan6.com, Sleman: Kondisi pengungsi Gunung Merapi di desa Glagah Hardjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, ...
-
7/10/2010 13:42 Liputan6.com, Jakarta: Empat anggota tim relawan Palang Merah Indonesia dikabarkan hilang saat evakuasi bencana erupsi atau ...
-
Selasa, 16/11/2010 21:34 WIB Setelah kemarin malam pengungsi Merapi di Stadion Maguwoharjo dihibur kemeriahan takbir, malam ini para peng...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar