YOGYAKARTA--MI: Fluktuasi kegempaan di Gunung Merapi (2.965 mdpl) di perbatasan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada minggu ini menurun dibandingkan minggu lalu, namun status masih tetap waspada.
"Dibandingkan minggu lalu fluktuasi gempa baik multi phase (MP) maupun gempa tektonik menurun, namun status Gunung Merapi saat ini masih waspada kaarena sifat dari kegempaan gunung tersebut memang fluktuatif," kata Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Sri Sumarti, Kamis (30/9).
Menurut dia, pada minggu ini gempa vulkanik total tercatat sebanyak 36 kali per hari yang terdiri gempa vulkanik dalam sebanyak 10 kali dan gempa vulkanik dangkal sebanyak 26 kali. "Sedangkan gempa MP tercatat sebanyak 242 kali dan guguran sebanyak 35 kali," paparnya.
Ia menuturkan, memang jika dilihat dari minggu lalu terjadi penurunan frekuensi gempa yakni daru 78 kali gempa vulkanik menjadi 36 kali dan gempa MP dari 265 kali menjadi 242 kali. "Sifat dari Gunung Merapi memang seperti itu, kegempaan selalu fluktuatif, sehingga saat ini status masih tetap waspada," ujarnya menjelaskan.
Aktivitas Gunung Merapi sejak 12 September 2010 data kegempaan Gunung Merapi menunjukkan peningkatan yang signifikan untuk gempa MP maupun gempa vulkanik, sehingga BPPTK YOgyakarta kemudian meningkatkan status dari aktif normal menjadio waspada.
Sri Sumarti mengatakan, gempa MP di Gunung Merapi dalam kondisi normal rata-rata lima kali per hari, dan gempa vulkanik rata-rata satu kali per hari.
Sedangkan dari data Electronic Distance Measuremen (EDM) atau jarak tunjam titik pengamatan hingga ke reflektor yang ada di puncak Gunung Merapi, juga menunjukkan terjadi pemendekan jarak.
"Kondisi EDM normal per hari antara 0,1 hingga 0,3 milimeter, sedangkan saat ini EDM tercatat mencapai 11 milimeter per hari," katanya. (Ant/rn/OL-01)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
01/11/2010 23:06 Sleman: Warga sekitar lereng Merapi panik saat Merapi kembali meletus pagi tadi. Mereka berhamburan keluar dari rumah mas...
-
Sleman - Sejumlah posko pengungsi Merapi dihiasi dengan bendera parpol dan ormas. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dan Sultan Hamengku...
-
Hujan abu dari Gunung Merapi masih terus berlangsung di berbagai kawasan. Sakit lebatnya abu yang berjatuhan, sebuah Suzuki Carry bernopol...
-
04/11/2010 03:01 WI D i magelang dan sekitarnya hujan lumpur.
-
09 November 2010 Anggota Kopassus mengevakuasi sapi dari Dusun Banjarsari, Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, kemarin. Ternakternak terse...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar